Minggu, 30 Agustus 2015

Makna Makanan Dalam Islam

Pengertian Makanan Halal Dalam Al-Qur'an Dan Hubungannya Dengan Gizi
  
Makanan merupakan bahan pangan yang berasal dari tumbuh tumbuhan (nabati), maupun hewani yang diperlukan semua makhluk hidup untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. Manusia memerlukan makanan untuk mendapatkan energi, metabolisme, dan memenuhi keinginan. Namun, apakah semua makanan hewani maupun nabati dapat dikatakan halal ? Apakah makna makanan halal dalam Islam ?

Menurut Isam, jenis binatang yang halal dimakan adalah binatang ternak, buruan, dan semua binatang yang berasal dari laut. Ayat Al-Qur'an dibawah ini menunjukkan pembuktiannya :
 
 أحل لكم صيد الير


“Dihalalkan bagimu binatang buruan laut.” [QS. Al Maidah :96]. 

Menurut ilmu gizi, kandungan protein yang terdapat pada ikan laut terdiri dari serat protein yang lebih pendek dibandingkan degan daging ayam atau daging sapi, jadi lebih mudah dicerna oleh tubuh yang dapat memperlancar proses pencernaan.
Makanan yang berasal dari tumbuh tumbuhan (nabati) hampir semua halal dikonsumsi, kecuali yang membahayakan manusia, seperti daun ganja, dan lain lain.


Kata halal berasal dari bahasa arab (حلا ل) yang berarti disahkan, diizinkan, dan dibolehkan. Suatu makanan/minuman tersebut dinyatakan sah (boleh) dikonsumsi. Adapun yang berhak menghalalkan atau mengharamkan suatu makanan/minuman hanyalah Allas SWT dan Rasul-Nya.

ا أيها الذين ءامنوا كلوا من طيبات ما رزقناكم

“ Hai orang-orang yang beriman makanlah diantara rizki yang baik-baik yang kami berikan kepadamu.” [QS.Al Baqarah : 172].  

Maksud dari surat diatas telah menunjukkan adanya keterkaitan antara makanan halal, arti kata " rizki yang baik baik " bermakna makanan yang diperoleh dari cara cara yang halal. Meskipun makanan tersebut halal menurut zatnya, tetapi jika didapat dari hasil haram seperti korupsi, mencuri, dan hal buruk lainnya, maka makanan tersebut menjadi haram hukumnya.

islamwiki.blogspot.com
www.belajarislam.com


·       

 

Selasa, 10 Maret 2015

berat dan tinggi badan bayi ideal


                                Sudah Ideal kah Berat Badan Bayi Anda ?

Kekhawatiran para ibu muda akan berat badan bayi menjadi beban tersendiri yang menjadi pertanyaan besar apakah berat badan bayi saya sudah ideal ?  
Tidak usah khawatir..mari kita simak data data di bawah ini :

•  Lahir (Berat badan ideal: 3,4 kg, dengan tinggi badan ideal 50,5 cm)
•  0 – 1 (Berat badan ideal: 4,3 kg, dengan tinggi badan ideal 55 cm)
•  2 bulan (Berat badan ideal: 5 kg, dengan tinggi badan ideal 58 cm)
•  3 bulan (Berat badan ideal: 5,7 kg, dengan tinggi badan ideal 60 cm)
•  4 bulan (Berat badan ideal: 6,3 kg, dengan tinggi badan ideal 62,5 cm)
•  5 bulan (Berat badan ideal: 6,9 kg, dengan tinggi badan ideal 64,5 cm)
•  6 bulan (Berat badan ideal: 7,4 kg, dengan tinggi badan ideal 66 cm)
•  7 bulan (Berat badan ideal: 8 kg, dengan tinggi badan ideal 67,5 cm)
•  8 bulan (Berat badan ideal: 8,4 kg, dengan tinggi badan ideal 69 cm)
•  9 bulan (Berat badan ideal: 8,9 kg, dengan tinggi badan ideal 70,5 cm)
•  10 bulan (Berat badan ideal: 9,3 kg, dengan tinggi badan ideal 72 cm)
•  11 bulan (Berat badan ideal: 3,6 kg, dengan tinggi badan ideal 73,5 cm)
•  12 bulan (Berat badan ideal: 9,9 kg, dengan tinggi badan ideal 74,5 cm)

Nah.. itulah data data berat badan dan tinggi badan ideal bayi. Disamping itu, para ibu harus memahami betul makanan makanan yang baik dikonsumsi untuk bayi, agar tumbuh kembang bayi berjalan sesuai umurnya. Dan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau dietisien jika bayi anda mengalami masalah.

Selasa, 09 Desember 2014

back to nature


Seperti kita ketahui, di era modern ini cukup banyak sekali prodak prodak kecantikan yang beredar di pasaran internasional, pun di indonesia. Akan tetapi yang harus diingat oleh kita semua adalah proses pembuatan prodak prodak itu tak jauh dari pemakaian bahan kimia, yang belum tentu baik untuk kulit kita. Untuk membuat kulit kita tampak indah dipandang, kita tidak perlu mahal mahal membeli prodak kecantikan yang dapat menimbulkan efek samping sebaiknya kita memakai bahan bahan alami yang dapat ditemukan disekitar kita, selain mudah dicari, bahan bahan alami ini tidak mengandung bahan kimia yang tentunya sangat berbahaya untuk kulit kita. So back to nature, ok !!